Ketua TP PKK Rokan Hulu Curi Perhatian Nasional di HUT APKASI, Batik Khas Daerah Jadi Magnet Promosi Budaya dan UMKM
DELI SERDANG – hallobintang.com – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-26 yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang ke-80 menjadi ajang strategis bagi setiap daerah untuk menampilkan identitas dan potensi unggulannya. Kabupaten Rokan Hulu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan cara yang berbeda. Melalui penampilan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hulu, Ny. dr. Yeni Dwi Putri, kekayaan budaya Negeri Seribu Suluk berhasil mencuri perhatian para peserta dari berbagai penjuru Indonesia.
Dalam rangkaian Women Program yang digelar di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/7/2026), dr. Yeni tampil anggun mengenakan busana berbahan Batik Khas Rokan Hulu yang memadukan motif Batik Acek Konyang dengan motif Keris Rokan Hulu. Perpaduan dua motif tersebut menghadirkan kesan elegan sekaligus sarat makna filosofis yang mencerminkan nilai budaya masyarakat Rokan Hulu.
Kehadirannya tidak sekadar menghadiri forum nasional yang mempertemukan para istri kepala daerah dan tokoh perempuan inspiratif se-Indonesia. Lebih dari itu, penampilan tersebut menjadi media promosi budaya yang efektif untuk memperkenalkan identitas daerah sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Mengusung tema "Penguatan Peran Perempuan Dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah", Women Program menjadi wadah bagi para perempuan untuk berbagi pengalaman, gagasan, serta strategi dalam memperkuat pembangunan daerah melalui pemberdayaan masyarakat.
Di tengah suasana penuh semangat kolaborasi, busana batik yang dikenakan Ketua TP PKK Rokan Hulu berhasil menarik perhatian banyak peserta. Tidak sedikit delegasi yang mengagumi keunikan motif, warna, hingga filosofi yang terkandung dalam batik khas Negeri Seribu Suluk tersebut.
Bagi dr. Yeni Dwi Putri, memilih mengenakan batik daerah pada forum nasional bukanlah keputusan yang semata-mata berkaitan dengan penampilan. Ia menegaskan bahwa setiap helai kain batik memiliki cerita tentang sejarah, budaya, serta perjuangan para perajin lokal yang selama ini terus berkarya menjaga warisan leluhur.
"Di hadapan seluruh perwakilan kabupaten se-Indonesia yang hadir di Deli Serdang, kami dengan bangga memperkenalkan Batik Khas Rokan Hulu. Ini merupakan momentum emas untuk memperlihatkan bahwa daerah kami memiliki kekayaan budaya yang layak dikenal lebih luas," ujarnya.
Menurutnya, promosi produk unggulan daerah tidak harus dilakukan melalui pameran atau stan khusus. Kehadiran dalam forum nasional dengan mengenakan produk lokal juga menjadi bentuk promosi yang efektif karena mampu membangun rasa ingin tahu dan membuka peluang kerja sama baru.
Ia menjelaskan, batik khas Rokan Hulu merupakan hasil kreativitas para pelaku UMKM yang selama ini terus berinovasi mengembangkan motif-motif bernilai budaya tinggi. Oleh sebab itu, dukungan terhadap penggunaan batik lokal merupakan bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat.
"Melalui selembar kain yang kami kenakan, kami sedang menceritakan kekayaan budaya, kreativitas para perajin lokal, serta potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Kabupaten Rokan Hulu," katanya.
Lebih lanjut, dr. Yeni mengaitkan penggunaan batik lokal dengan tema Women Program yang menitikberatkan pada penguatan peran perempuan dalam meningkatkan daya saing daerah.
Menurutnya, perempuan memiliki kontribusi besar dalam menjaga keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kerajinan dan industri kreatif. Banyak produk unggulan daerah lahir dari tangan-tangan kreatif kaum perempuan yang mampu mengolah budaya menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
"Ketika perempuan didorong untuk aktif memproduksi, merawat, mempromosikan, hingga menggunakan batik khas daerah, maka sesungguhnya kita sedang melestarikan budaya sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat," jelasnya.
Ia menambahkan, perkembangan UMKM tidak hanya memberikan manfaat bagi peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, memperluas pasar produk lokal, hingga meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional.
Karena itu, forum seperti Women Program dinilai sangat penting sebagai ruang bertukar pengalaman antar daerah mengenai strategi pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, serta pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Selain mengikuti rangkaian kegiatan, dr. Yeni juga menyampaikan apresiasi kepada APKASI yang selama 26 tahun terus menjadi wadah sinergi pemerintah kabupaten dalam memperkuat pembangunan daerah.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang merayakan hari jadinya ke-80 sekaligus sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut.
"Selamat Hari Ulang Tahun ke-26 untuk APKASI dan selamat Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang. Semoga semangat kolaborasi antar daerah terus terjaga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Penampilan Ketua TP PKK Rokan Hulu dengan balutan batik khas daerah mendapat banyak respons positif dari para peserta kegiatan. Tidak sedikit delegasi yang mengaku tertarik mengetahui lebih jauh mengenai filosofi motif batik maupun proses pembuatannya.
Hal tersebut menjadi sinyal positif bahwa promosi budaya melalui forum nasional mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan Kabupaten Rokan Hulu.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu pun terus mendorong pengembangan industri batik sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif yang memiliki prospek besar. Dukungan terhadap para perajin dilakukan melalui berbagai program pembinaan, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pemasaran.
Dengan semakin sering diperkenalkan pada berbagai agenda berskala nasional, batik khas Rokan Hulu diharapkan mampu menjadi identitas budaya yang semakin dikenal masyarakat luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin lokal.
Partisipasi aktif Ketua TP PKK Rokan Hulu dalam Women Program HUT APKASI ke-26 membuktikan bahwa promosi daerah tidak selalu dilakukan melalui pidato atau presentasi. Terkadang, sebuah karya budaya yang dikenakan dengan penuh kebanggaan mampu menyampaikan pesan yang lebih kuat tentang jati diri, kreativitas, dan potensi besar sebuah daerah.
Melalui langkah sederhana namun bermakna tersebut, Kabupaten Rokan Hulu kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya, memberdayakan perempuan, serta memperkuat UMKM sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berdaya saing di tingkat nasional.








Tulis Komentar