Bupati Anton Tembus Seleksi Ketat PT SMI, Rohul Raih Pembiayaan Rp154,9 Miliar untuk Percepat Pembangunan RSUD dan MPP

JAKARTA  – Di tengah tekanan fiskal yang masih dirasakan banyak pemerintah daerah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) justru mencatatkan langkah besar dalam upaya mempercepat pembangunan. Melalui kepemimpinan Bupati Anton, ST, MM, Rohul berhasil memperoleh kepercayaan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) (Persero) untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan senilai Rp154.988.488.149 yang akan difokuskan pada pembangunan sektor kesehatan dan pelayanan publik.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pembiayaan dan Cash/Collection Account Management Agreement (CAMA) secara notarial yang berlangsung di Ruang Rapat PT SMI, Gedung Sahid Sudirman Center Lantai 48, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Penandatanganan itu menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Rokan Hulu menuju daerah yang lebih maju, sehat, dan berdaya saing.

Tidak mudah bagi sebuah pemerintah daerah untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT SMI. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan RI yang bergerak di bidang pembiayaan pembangunan infrastruktur, PT SMI menerapkan proses seleksi yang ketat terhadap setiap daerah yang mengajukan pinjaman.

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI (Persero), Faaris Pranawa, mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 terdapat lebih dari 60 pemerintah daerah yang mengajukan fasilitas pembiayaan. Namun, hanya 29 daerah yang dinilai memenuhi persyaratan dan layak memperoleh dukungan pembiayaan.

Kabupaten Rokan Hulu menjadi salah satu daerah yang berhasil lolos dalam seleksi tersebut.
Menurut Faaris, keberhasilan itu tidak lepas dari keberanian Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam mengambil langkah strategis di tengah kondisi keuangan daerah yang penuh tantangan.
"Kabupaten Rokan Hulu termasuk dalam kelompok pelopor yang berani mengambil inisiatif, tidak hanya diam dalam kegelapan, demi perkembangan dan kemajuan daerah terutama di tengah situasi keuangan saat ini," ujar Faaris.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu yang tetap fokus menjalankan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Fasilitas pembiayaan tersebut mengacu pada dua Surat Penawaran Fasilitas Pembiayaan tertanggal 9 Juli 2026 dengan total nilai mencapai hampir Rp155 miliar.

Dari total pembiayaan itu, sebesar Rp146.108.488.149 dialokasikan untuk pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan serta peningkatan kualitas fasilitas kesehatan sekunder beserta sistem pengawasannya.

Sementara itu, sebesar Rp8.880.000.000 akan digunakan untuk pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang nantinya menjadi pusat layanan administrasi terpadu bagi masyarakat.
Investasi besar pada dua sektor tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menempatkan pelayanan kesehatan dan pelayanan administrasi sebagai prioritas pembangunan.

Peningkatan fasilitas RSUD diharapkan mampu memperluas kapasitas pelayanan kesehatan sehingga masyarakat Rokan Hulu dapat memperoleh layanan medis yang lebih cepat, lengkap, dan berkualitas tanpa harus banyak dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Di sisi lain, pembangunan Mal Pelayanan Publik akan menghadirkan sistem pelayanan pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Berbagai layanan dari instansi pemerintah akan dipusatkan dalam satu lokasi sehingga masyarakat tidak lagi harus berpindah-pindah kantor untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi.

Bupati Anton menegaskan bahwa penandatanganan kerja sama dengan PT SMI bukan sekadar agenda seremonial atau penyelesaian tahapan administratif.

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis yang akan mempercepat pembangunan daerah sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Penandatanganan perjanjian ini bukan sekadar memenuhi tahapan administratif, tetapi merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan daerah," tegas Anton.
Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur pelayanan publik harus terus dipacu agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen mengelola seluruh dana pembiayaan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
"Kami berkomitmen mengelola pembiayaan ini secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang dimanfaatkan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan daerah," ujar Anton.

Komitmen tersebut menjadi jaminan bahwa dana pembiayaan akan digunakan sesuai peruntukannya dengan mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Kepercayaan yang diberikan PT SMI juga menjadi indikator bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dinilai memiliki kemampuan dalam menyusun perencanaan pembangunan, mengelola keuangan daerah, serta menjaga keberlanjutan fiskal.

Keberhasilan memperoleh fasilitas pembiayaan ini sekaligus membuka peluang bagi percepatan pembangunan infrastruktur strategis lainnya di masa mendatang.

Kerja sama dengan PT SMI sendiri merupakan salah satu bentuk inovasi pembiayaan pembangunan yang kini banyak dimanfaatkan pemerintah daerah di Indonesia. Melalui skema tersebut, daerah dapat mempercepat pembangunan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kemampuan APBD tahunan.
Dengan dukungan pembiayaan yang memadai, pembangunan dapat dilakukan lebih cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Prosesi penandatanganan turut dihadiri Kepala Cabang PT Bank Riau Kepri Syariah Pasir Pengaraian Hasbulahadi, Kepala Dinas Kominfo Suharman NST, S.Pi., MM, Kepala Dinas Kesehatan dr. Bambang Triono, Plt Kepala DPMPTSP H. Munandar, SE., MM, Plt Kepala Dinas PUPR H. Zulfikri, ST, Kabag Hukum H. Erinaldi, SH., MH, Kabid IKP Diskominfo Dr. Rudy Fadrial, S.Sos., M.Si., C.Med, Direktur RSUD Rohul dr. Zuldi Afki, Sp.P, serta Kabid Infrastruktur Perkim Taufik Kurniawan, ST., M.Si.

Acara kemudian ditutup dengan pertukaran plakat antara Bupati Anton dan jajaran manajemen PT SMI (Persero). Momen tersebut menjadi simbol terjalinnya kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah dan lembaga pembiayaan negara dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dengan pembiayaan hampir Rp155 miliar ini, harapan besar kini tertuju pada terwujudnya RSUD yang lebih modern dan Mal Pelayanan Publik yang lebih representatif. Kedua proyek strategis tersebut diyakini akan menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Rokan Hulu sekaligus memperkuat daya saing daerah menuju masa depan yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.(Sari)