Lapas Pasir Pangarayan Salurkan Bansos untuk Petugas Kebersihan, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat
PASIR PENGARAIAN – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan bantuan sosial (bansos) kepada para petugas kebersihan di sekitar lingkungan Lapas, Jumat (17/7/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 yang menekankan pentingnya pelayanan publik yang humanis dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sejak pagi, jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menyerahkan paket bantuan kepada para petugas kebersihan yang setiap hari berperan menjaga kebersihan kawasan sekitar Lapas. Meski sederhana, bantuan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh para penerima yang merasa diperhatikan atas pengabdian mereka.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial bukan sekadar agenda seremonial, melainkan telah menjadi program rutin yang terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial institusi pemasyarakatan terhadap masyarakat.
Menurutnya, Lapas tidak hanya memiliki tugas membina warga binaan, tetapi juga berkewajiban membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di sekitarnya melalui berbagai kegiatan sosial yang memberi manfaat nyata.
"Pada pagi hari ini, kami melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat di sekitar Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Untuk bulan ini, bantuan sosial kami salurkan kepada para petugas kebersihan yang setiap hari bekerja menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas Tahun 2026. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para penerima dan keluarganya," ujar Efendi.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari poin dalam 15 Program Aksi Kemenimipas yang mengamanatkan pelaksanaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta bakti sosial bagi masyarakat di sekitar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kehadiran institusi pemasyarakatan sebagai lembaga yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
Bagi para petugas kebersihan, perhatian yang diberikan Lapas menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas sehari-hari. Salah seorang penerima bantuan mengaku merasa terharu dan bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan jajaran Lapas Pasir Pangarayan.
"Kami dari petugas kebersihan merasa sangat bahagia dan bangga menerima bantuan ini. Kami mengucapkan terima kasih atas rezeki yang diberikan melalui Lapas Rokan Hulu. Semoga Lapas semakin maju dan seluruh jajarannya selalu diberikan kesehatan serta keberkahan," ungkapnya.
Suasana penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan tersebut. Petugas Lapas dan para penerima bantuan saling berbincang hangat, mencerminkan hubungan yang harmonis antara institusi pemerintah dengan masyarakat sekitar.
Kalapas menambahkan, semangat gotong royong dan kepedulian sosial merupakan nilai yang harus terus dipelihara. Menurutnya, kehadiran Lapas di tengah masyarakat harus mampu memberikan dampak positif, baik melalui pelayanan publik maupun aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan bantuan sosial akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan sasaran yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan lebih luas dan menjadi bagian dari upaya membangun solidaritas sosial.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berharap mampu mempererat hubungan baik dengan masyarakat sekaligus memperkuat citra pemasyarakatan sebagai institusi yang humanis, peduli, dan hadir memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Selain mendukung pelaksanaan Program Aksi Kemenimipas Tahun 2026, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata pengabdian jajaran pemasyarakatan dalam membangun pelayanan publik yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Ke depan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program sosial yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu di tengah masyarakat.
Dengan langkah-langkah nyata seperti ini, Lapas Pasir Pangarayan berharap keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta mampu menjadi contoh bahwa institusi pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan warga binaan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan sosial di lingkungan sekitarnya.(Sari)









Tulis Komentar