Sambut 1 Muharram 1448 H, Bupati Siak Ajak Pelajar Ramaikan Masjid dan Musala

SIAK – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Siak mengajak seluruh pelajar untuk menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan kecintaan terhadap masjid serta Al-Qur'an.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli, melalui Surat Himbauan Nomor 000/SETDA-KESRA/3 Tahun 2026 tentang Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H yang ditetapkan di Siak Sri Indrapura pada 10 Juni 2026.
Dalam surat tersebut, Bupati Afni mengimbau seluruh pelajar, orang tua, serta majelis guru di berbagai tingkatan sekolah untuk menghidupkan malam pergantian tahun Islam dengan kegiatan-kegiatan religius di masjid dan musala. Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam tidak harus dirayakan secara berlebihan, melainkan diisi dengan aktivitas yang mampu meningkatkan kualitas spiritual dan akhlak generasi muda.

"Untuk disimak bagi kalangan pelajar, orang tua, dan majelis guru di berbagai tingkatan sekolah se-Kabupaten Siak. Mari sambut Tahun Baru Islam 1448 H dengan sederhana, ramaikan masjid dan musala terdekat, isi dengan tausiyah dan membaca Al-Qur'an," ujar Afni.

Imbauan tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Riau Wilayah I, hingga seluruh kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA negeri maupun swasta di Kabupaten Siak.

Melalui tema "Semangat Tahun Baru Islam 1448 H, Wujudkan Generasi Islami melalui Gerakan Shalat Berjemaah di Mesjid dan Magrib Mengaji untuk Membentuk Pelajar Siak yang Beriman, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi," Pemkab Siak ingin menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat di kalangan generasi muda.

Dalam pelaksanaannya, para pelajar diimbau melaksanakan salat lima waktu, khususnya salat Magrib dan Isya secara berjemaah di masjid atau musala terdekat pada malam 1 Muharram 1448 H yang bertepatan dengan 15 Juni 2026. Selain itu, mereka juga diharapkan mengikuti kegiatan Magrib Mengaji, pembacaan Surah Yasin bersama, tausiyah agama, serta berbagai kegiatan keagamaan lain yang diselenggarakan pengurus masjid dan musala.

Tidak hanya itu, para pelajar juga diminta tetap berada di lingkungan masjid atau musala hingga pelaksanaan salat Isya berjemaah selesai sebelum kembali ke rumah masing-masing. Peran orang tua pun menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemerintah daerah meminta para orang tua dan wali murid untuk mendampingi serta mengawasi anak-anak selama mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan.

Menurut Afni, momentum Tahun Baru Islam harus dimanfaatkan sebagai sarana membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai agama. Ia menilai kebiasaan beribadah secara berjemaah dan membaca Al-Qur'an perlu terus ditanamkan sejak dini agar menjadi budaya positif dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, mari kita jadikan gerakan shalat berjemaah dan mengaji di surau maupun masjid sebagai budaya dan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Siak itu juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki akhlak mulia. Karena itu, pembinaan karakter berbasis nilai-nilai agama menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah.

Afni berharap kegiatan menyambut Tahun Baru Islam ini mampu melahirkan generasi muda Siak yang cinta Al-Qur'an, memiliki wawasan keislaman yang kuat, berilmu pengetahuan, serta mampu menjadi penerus pembangunan daerah yang berintegritas dan berakhlak mulia.

Selain mengajak pelajar meramaikan masjid dan musala, Pemkab Siak juga mengundang seluruh masyarakat untuk turut menyemarakkan syiar Islam melalui kegiatan Pawai Obor yang akan digelar pada Senin, 15 Juni 2026.

Pawai Obor tersebut mengusung tema "Semangat Hijrah Mempererat Ukhuwah, Melestarikan Budaya, dan Membangun Generasi Berakhlak di Negeri Istana." Kegiatan ini akan mengambil rute dari depan Istana Siak menuju Panggung Siak Bermadah.

Pawai akan melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA. Kehadiran ribuan peserta diperkirakan akan menambah semarak suasana malam pergantian tahun Hijriah di Kota Siak.

Untuk meningkatkan antusiasme peserta, panitia juga menyediakan berbagai penghargaan berupa trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan bagi para pemenang dan juara harapan. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar pelajar dan masyarakat.

Tidak berhenti pada pawai obor, rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Siak juga akan dimeriahkan dengan kegiatan Gebyar Sholawat yang digelar pada malam harinya mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Acara tersebut akan dirangkai dengan tasyakuran kelulusan Angkatan ke-3 MI Sulthan Alamuddin Syah, peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, serta pelantikan Pengurus Muslimat Ranting Siak. Berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.

Bagi Pemerintah Kabupaten Siak, rangkaian kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, peringatan Tahun Baru Islam diharapkan menjadi momentum refleksi dan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara individu maupun sosial.

Afni berharap seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang telah disiapkan. Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari memperkuat ibadah, meningkatkan kepedulian sosial, hingga membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang terus dijaga, Kabupaten Siak optimistis dapat melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, beriman, dan siap membawa Negeri Istana menuju masa depan yang lebih baik.(01/Leli)