Dua Atlet Muda Siak Dominasi Kejurnas Tenis Junior, Persembahkan Enam Medali Emas untuk Daerah

SIAK – Dunia olahraga Kabupaten Siak kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua atlet tenis junior bersaudara, Oemar Syareeq Hibrizi dan Barra Khaleev Abbasy, sukses mendominasi Kejuaraan Nasional (TDP) IMTC Nassau dan IMTC Semen Padang Cup yang berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat, sepanjang Juni 2026.

Kedua atlet yang masih berstatus sebagai siswa SMP Negeri 2 Siak itu tampil gemilang dengan mengalahkan para petenis muda terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Penampilan konsisten mereka tidak hanya menghasilkan gelar juara di berbagai nomor pertandingan, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Siak di pentas tenis nasional.

Salah satu momen paling menarik dalam kejuaraan tersebut terjadi ketika Oemar dan Barra harus saling berhadapan di partai final nomor tunggal. Pertandingan sesama saudara itu menjadi tontonan yang penuh emosi sekaligus membanggakan bagi keluarga yang hadir langsung memberikan dukungan.

Ayah kedua atlet, M. Nur Al Amin Putra, mengaku momen tersebut menjadi pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan. Bersama sang istri, ia menyaksikan secara langsung perjuangan kedua putranya yang sama-sama berjuang memperebutkan gelar juara.

"Alhamdulillah, anak kedua kami, Barra Khaleev Abbasy, berhasil menjadi juara pertama dan meraih medali emas. Sementara anak pertama kami, Oemar Syareeq Hibrizi, menjadi juara kedua dan memperoleh medali perak pada Kejurnas IMTC Semen Padang Cup," ujar Al Amin, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, sejak awal turnamen ia bersama istri selalu mendampingi kedua putranya untuk memberikan motivasi dan dukungan moral selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.

Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan mereka. Selain latihan yang disiplin dan kerja keras selama bertahun-tahun, dukungan keluarga dinilai menjadi faktor yang mampu meningkatkan rasa percaya diri kedua atlet saat menghadapi lawan-lawan tangguh.

Prestasi Barra tidak berhenti pada satu gelar. Pada Kejurnas IMTC Nassau, ia kembali menunjukkan kualitasnya dengan menumbangkan atlet asal Bogor, Al Zauki, yang merupakan pemain tim nasional Indonesia.

Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, Barra berhasil menang dengan skor 6-2 dan 7-5. Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa atlet muda asal Siak mampu bersaing bahkan mengalahkan pemain yang telah memiliki pengalaman di level nasional.

Sementara itu, Oemar juga menunjukkan performa yang konsisten sepanjang turnamen. Meski harus puas sebagai runner-up pada salah satu nomor tunggal setelah menghadapi adiknya sendiri, ia tetap memberikan kontribusi besar terhadap perolehan medali kontingen mereka.

Dominasi kakak beradik tersebut semakin lengkap ketika tampil di nomor ganda putra kelompok umur 14 tahun. Berpasangan sebagai satu tim, Oemar dan Barra tampil solid serta berhasil menyapu bersih gelar juara pada dua seri kejuaraan yang diikuti.

Kekompakan mereka di lapangan menjadi salah satu kekuatan utama yang sulit ditandingi lawan. Permainan cepat, komunikasi yang baik, serta saling memahami karakter masing-masing membuat pasangan asal Siak itu tampil dominan hingga berhasil meraih medali emas.

"Alhamdulillah, di dua event ini anak kami juga meraih emas di nomor ganda. Kami pulang ke Siak membawa enam medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu," kata Al Amin penuh rasa syukur.

Raihan tersebut menjadi pencapaian luar biasa, mengingat kejuaraan diikuti atlet-atlet muda terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil itu sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan olahraga usia dini di Kabupaten Siak mulai menunjukkan hasil yang membanggakan.

Prestasi Oemar dan Barra pun mendapat apresiasi dari Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Siak, Syamsurizal. Ia menilai keberhasilan kedua atlet muda tersebut merupakan kebanggaan bagi masyarakat Siak sekaligus menjadi bukti bahwa daerah memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi.

"Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian luar biasa oleh anak-anak Siak. Semoga mereka tidak hanya meraih juara di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional," ujarnya.

Syamsurizal menegaskan KONI Siak akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet-atlet muda berbakat. Menurutnya, prestasi seperti yang diraih Oemar dan Barra harus menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berlatih dan mengejar prestasi yang lebih tinggi.

Ia juga berharap sinergi antara keluarga, sekolah, pelatih, pemerintah daerah, dan organisasi olahraga terus diperkuat sehingga semakin banyak atlet potensial yang lahir dari Kabupaten Siak.

Keberhasilan dua bersaudara tersebut menjadi inspirasi bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk meraih prestasi besar. Dengan latihan yang konsisten, disiplin, semangat pantang menyerah, serta dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan, mereka mampu membuktikan diri sebagai salah satu pasangan atlet tenis junior terbaik di Indonesia.

Enam medali emas yang mereka persembahkan bukan sekadar deretan angka dalam catatan prestasi, tetapi menjadi simbol kerja keras dan dedikasi panjang. Kini, harapan besar pun mengiringi langkah Oemar Syareeq Hibrizi dan Barra Khaleev Abbasy agar mampu terus berkembang, menembus level internasional, dan suatu hari nanti mengibarkan Merah Putih di berbagai kejuaraan dunia.(*02/cinta)