Polsek Tandun Hadir untuk Warga Pinggiran Sungai Tapung, Bantuan Sosial Program JALUR Disambut Antusias
ROKAN HULU – Komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat). Kali ini, jajaran Polsek Tandun menyalurkan bantuan sosial kepada warga di RT 017 RW 006 Dusun III Desa Puo Raya, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB tersebut menjadi bagian dari implementasi Program JALUR, salah satu program unggulan Polda Riau yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama yang berada di wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan akses terhadap berbagai layanan publik.
Dengan mengusung semangat Presisi dan kolaborasi lintas sektor, Program JALUR tidak hanya menjadi sarana penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara melalui institusi kepolisian dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh personel Polsek Tandun yang terdiri dari Kanit Lantas IPTU Jonnes, S.H., Kanit Binmas AIPTU Romi Anwar, Bhabinkamtibmas Desa Puo Raya AIPDA Agus KS, Bhabinkamtibmas Desa Kumain AIPDA M.M. Harahap, Banit Lantas Brigpol M. Rizqi Hidayat, serta Unit IK Polsek Tandun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Puo Raya, Prabudi, Ak.
Dalam kesempatan itu, Polsek Tandun menyerahkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan.
Paket tersebut berisi beras lima kilogram, satu papan telur ayam, gula pasir satu kilogram, minyak goreng satu liter, teh satu kotak, dan sarden.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial ekonomi warga di wilayah tersebut.
Desa Puo Raya, khususnya RT 017 RW 006 Dusun III, merupakan kawasan yang berada di pinggiran Sungai Tapung. Kondisi geografis tersebut membuat sebagian masyarakat masih mengandalkan sampan dan perahu sebagai alat transportasi utama untuk beraktivitas sehari-hari maupun mengangkut hasil perkebunan.
Selain tantangan akses transportasi, warga juga masih menghadapi berbagai keterbatasan lain. Jaringan komunikasi yang belum optimal menyebabkan sinyal telepon seluler sulit diakses di beberapa titik. Pada musim penghujan, masyarakat juga harus menghadapi ancaman banjir yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya itu, keterbatasan akses menuju pasar dan fasilitas pendidikan juga menjadi tantangan tersendiri yang dihadapi warga. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Program JALUR terus digencarkan agar pelayanan dan perhatian pemerintah dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Melalui kegiatan ini, jajaran Polsek Tandun tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di tengah warga menjadi momentum untuk mendengar berbagai aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat yang selama ini mungkin belum tersampaikan secara maksimal.
Program JALUR sendiri merupakan upaya Polda Riau untuk memastikan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga dapat dirasakan masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan sulit dijangkau.
Dengan turun langsung ke lapangan, Polri berharap mampu memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Warga yang menerima bantuan tampak menyambut baik kegiatan tersebut.
Kehadiran aparat kepolisian yang datang langsung ke lingkungan mereka memberikan kesan positif dan menunjukkan bahwa negara tetap hadir memberikan perhatian kepada masyarakat, tanpa memandang kondisi geografis wilayah.
Kegiatan imbangan Program JALUR ini juga menjadi bagian dari sinergi antara Polres Rokan Hulu melalui Sat Binmas, Sie Dokkes, dan Polsek Tandun dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui program seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin kuat, serta semangat gotong royong dalam membangun daerah dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat Rokan Hulu.(*01/Leli)








Tulis Komentar