Perkuat Kesiap siagaan Tanggap Darurat, Lapas Pasir Pangarayan Gandeng Damkar Rohul Cek dan Rawat APAR
ROKAN HULU – Komitmen dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan. Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi keadaan darurat, khususnya kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rokan Hulu untuk melaksanakan pemeriksaan dan perawatan rutin Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang melibatkan jajaran Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib) tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan tanggap darurat di lingkungan lapas. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh APAR yang tersedia berada dalam kondisi layak pakai dan siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat.
Petugas dari Damkar Rohul bersama jajaran Lapas melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek penting pada APAR, mulai dari kondisi fisik tabung, tekanan isi, segel pengaman, hingga masa berlaku alat pemadam tersebut.
Selain itu, titik-titik penempatan APAR juga turut dievaluasi untuk memastikan keberadaannya mudah dijangkau baik oleh petugas maupun warga binaan.
Langkah ini dinilai sangat penting mengingat Lapas merupakan salah satu objek vital yang memerlukan sistem keamanan dan keselamatan yang optimal. Dengan jumlah penghuni yang cukup banyak serta aktivitas yang berlangsung setiap hari, kesiapan sarana penanggulangan kebakaran menjadi salah satu faktor utama dalam meminimalisir risiko yang dapat membahayakan penghuni maupun petugas.
Pejabat Adm. Kamtib Lapas Pasir Pangarayan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen lembaga dalam membangun budaya keselamatan kerja dan meningkatkan kesadaran seluruh elemen lapas terhadap pentingnya mitigasi bencana.
“Sinergi dengan Damkar Rohul ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan Lapas. Kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat harus selalu ditingkatkan. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan komitmen bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan rutin terhadap APAR tidak hanya sekadar memenuhi standar operasional, tetapi juga menjadi langkah preventif yang sangat penting dalam mencegah dampak yang lebih besar apabila terjadi insiden kebakaran.
Kerja sama antara Lapas Pasir Pangarayan dan Damkar Rohul juga menjadi wujud sinergitas antarinstansi pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif. Melalui kolaborasi tersebut, berbagai aspek terkait keselamatan dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan sesuai dengan standar yang berlaku.
Petugas Damkar Rohul yang terlibat dalam kegiatan tersebut turut memberikan sejumlah masukan teknis terkait pemeliharaan APAR serta tata cara penanganan awal apabila terjadi kebakaran. Edukasi semacam ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas lapas dalam melakukan tindakan cepat sebelum bantuan lanjutan datang ke lokasi.
Selain memeriksa kondisi alat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya pemahaman seluruh petugas mengenai fungsi dan penggunaan APAR. Sebab, keberadaan alat pemadam yang baik harus diimbangi dengan kemampuan pengguna dalam mengoperasikannya secara tepat dan efektif.
Lapas Pasir Pangarayan selama ini terus berupaya memperkuat sistem keamanan dan keselamatan melalui berbagai program pembinaan serta pengawasan sarana dan prasarana. Pemeriksaan berkala terhadap APAR menjadi salah satu agenda rutin yang dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung keamanan tetap dalam kondisi optimal.
Dengan perawatan dan pengecekan yang dilakukan secara berkala, diharapkan seluruh perangkat proteksi kebakaran di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan dapat berfungsi maksimal saat dibutuhkan. Langkah preventif ini juga menjadi bagian dari upaya melindungi petugas, warga binaan, serta aset negara yang berada di dalam lapas.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat. Kesiapsiagaan yang dibangun sejak dini diyakini menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko serta menjaga keselamatan seluruh penghuni lapas.









Tulis Komentar